MetroIslam.com – Sekelompok orang bersenjata, Rabu (7/6) pagi menyamar sebagai pengunjung, memasuki gedung Parlemen Iran kemudian menembaki petugas keamanan. Serangan teror itu menewaskan seorang personil keamanan Parlemen Iran dan melukai sejumlah petugas lainnya.

Kelompok bersenjata itu menggunakan senjata laras panjang Kalashnikov dan sebuah pistol. Salah seorang teroris berhasil ditangkap. Hingga saat ini aparat keamanan Iran masih berusaha menangkap para penyerang bersenjata yang tersisa di jalan-jalan sekitar gedung Parlemen Iran. Pintu-pintu masuk gedung Parlemen ditutup pasca insiden teror ini.

Empat teroris bersenjata, Rabu (7/6) pagi juga memasuki kompleks Makam Imam Khomeini yang terletak di Selatan kota Tehran dan melepaskan tembakan ke sembarang arah. Akibatnya seorang gugur dan empat lainnya terluka.

Di tengah kontak senjata, seorang teroris meledakkan dirinya di halaman kompleks Makam Imam Khomeini, salah seorang teroris tewas di tangan aparat keamanan Iran dan seorang teroris perempuan yang terluka berhasil ditangkap.

Bersamaan dengan keluarnya teroris terakhir dari kompleks Makam Imam Khomeini, kontak senjata pun beralih lokasi dan aparat keamanan Iran terus mengejar teroris tersebut.

Abdolreza Rahmani Fazli, Menteri Dalam Negeri Iran menginstruksikan digelarnya rapat darurat keamanan di Tehran.

Source: www.parstoday.com

Komentari artikel ini secara ilmiah dan berahlak

komentar