MetroIslam.com – Arab Saudi meminta dari seorang hakim Amerika untuk membatalkan 25 tuntutan keluarga korban 9/11 atas Riyadh. Mereka menganggap Saudi terlibat dalam perencanaan serangan tersebut.

Reuters melaporkan, Saudi pada hari Selasa (1/8) mengirim surat resmi kepada pengadilan distrik Manhattan. Surat itu menyatakan, tak satu pun dari tuntutan yang diajukan bisa membuktikan keterlibatan Saudi atau lembaga amal negara ini dalam aksi 9/11.

Keluarga sekitar 2500 korban jiwa dan lebih dari 20 ribu korban luka dalam peristiwa 9/11, serta para pebisnis dan perusahaan asuransi menuntut ganti rugi senilai milyaran dolar dari Saudi.

Terkait langkah Saudi  ini, James Kreindler, salah satu pengacara keluarga para korban, mengatakan,”Kami telah memprediksi tindakan semacam ini dari Saudi. Kami memiliki ribuan tuntutan atas keterlibatan Saudi dan badan-badan amal negara ini. Saudi tidak bisa menyembunyikan diri dari kenyataan.”

Pada September 2015, Hakim George B. Daniels menolak semua tuntutan yang diajukan para keluarga korban 9/11.

Namun presiden Amerika saat itu, Barrack Obama, memveto keputusan pengadilan. Dia lalu mengesahkan undang-undang JASTA yang memperbolehkan keluarga korban menuntut Saudi.

Source: www.liputanislam.com

Komentari artikel ini secara ilmiah dan berahlak

komentar