Metroislam.com – Hilangnya al-Sukhnah benar-benar menjadi mimpi buruk bagi kelompok Takfiri ISIS, karena hal itu secara praktis ISIS dikelilingi oleh pasukan pemerintah di Suriah tengah dan tengah menunggu ajal.

Meskipun ada perlawanan berat dari mereka untuk mempertahankan al-Sukhnah, tapi, ISIS tidak akan dapat mempertahankan wilayah ini lebih lama karena kekurangan tenaga dan kerentanan terhadap serangan udara Rusia.

Saat ini, menurut laporan dari Damaskus pada Selasa, 08/08/17, ribuan orang yang dikerahkan di sekitar Salamiyah, karena Angkatan Laut Arab Suriah (SAA) sedang siaga meluncurkan sebuah operasi merebut markas besar pertahanan ISIS terakhir di Suriah tengah. Dan hal ini memaksa kelompok Takfiri ISIS mundur ke propinsi Deir Ezzor.

Wilayah Uqayrbat telah lama menjadi salah satu benteng utama ISIS di Suriah tengah karena merupakan kota lintas jalan yang terletak di dekat batas provinsi Hama, Homs, dan al-Raqqa.

Kehilangan Uqayrbat akan menyebabkan derita berkepanjangan ISIS karena tidak ada pilihan lain selain meninggalkan Suriah tengah dan memindahkan elemen-elemen yang tersisa ke bagian timur negara tersebut.

Dimulai sejak Sabtu siang kemarin, (05/08/17), Angkatan Darat Suriah (SAA) berhasil menguasai kota strategis al-Sukhnah dari cengkeraman ISIS setelah membebaskan wilayah penting di Tantour Mountain.

Sumber militer Suriah pada Ahad, 06/08/17, mengumumkan pembebasan penuh kota al-Sukhnah di provinsi Homs timur tersebut.

Dengan keberhasilan ini, Tentara Suriah sekarang berjarak 55 kilometer dari perbatasan provinsi Deir Ezzor barat, dan 110 kilometer dari kota Deir Ezzor sendiri (melalui sumbu al-Sukhnah).

Kota al-Sukhnah adalah sebuah kota di timur Suriah di bawah pemerintahan propinsi Homs yang terletak di sebelah timur Homs di Gurun Suriah. Daerah terdekat termasuk al-Mayadin dan al-Asharah ke timur, al-Taybah dan Raqqa di utara, Salamiyah di sebelah barat, Arak dan Tadmur (Palmyra) ke barat daya.

Kota ini adalah pusat administrasi al-Sukhnah nahiyah yang terdiri dari enam daerah dan merupakan pusat pengolahan gas alam.

Source: www.islamtimes.org

Komentari artikel ini secara ilmiah dan berahlak

komentar