MetroIslam.com – Perkembangan agama islam yang cukup pesat di Australia akhir-akhir ini, membuat Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia Paul Grigson, tertarik untuk mengetahui lebih lanjut.

Ia pun mengagendakan perjalanan mengunjungi makam para wali songo, yang di antaranya berada di Gresik, Jawa Timur. Yakni, makam Sunan Giri atau Ainul Yaqin dan makam Maulana Malik Ibrahim.

“Terus terang, saya penasaran saja dengan cerita sejarah Wali Songo yang cukup terkenal di sini. Apalagi, Islam kini juga sangat berkembang di Australia pada akhir-akhir ini,” ujar Grigson, Selasa (1/11/2016).

Ia menyebutkan, Gresik adalah tujuan ketiga yang dikunjunginya usai sebelumnya sempat melihat Makam Sunan Ampel yang berada di Surabaya, serta Makam Sunan Gunung Jati yang ada di Cirebon.

“Karena jadwal pekerjaan yang juga padat. Maka tidak bisa langsung mengunjungi makam-makam ini secara estafet. Mungkin bulan depan saya rencanakan mengunjungi Sunan Bonang yang ada di Tuban, setelah saya ada urusan di Malang. Baru setelah itu, bulan depannya lagi ke Sunan Kudus yang ada di Jawa Tengah,” terangnya.

Selain tabur bunga, Grigson juga sempat bertanya kepada juru kunci makam Maulana Malik Ibrahim, mengenai sejarah dan sepak terjang sang wali dalam menyiarkan agama Islam. Ia pun menyatakan, bahwa dirinya juga menjadi Dubes pertama Australia untuk Indonesia, yang melakukan safari ke makam Wali Songo.

“Karena setahu saya, belum ada Duta Besar dari Australia sebelumnya yang mendatangi makam para wali songo,” ucap Grigson.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik KH Mansyur Shodiq yang mendampingi Dubes Australia ini mengatakan, dirinya berharap kunjungan Dubes Australia ini menjadi simbol kerukunan antar umat beragama, yang akhir-akhir ini sempat berada dalam titik penurunan.

“Di Australia sendiri ada sekitar 500.000an umat Islam, serta ada 30 sekolah Islam yang jumlahnya terus berkembang. Semoga saja, ini bisa menjadi contoh toleransi beragama, baik di Indonesia maupun Australia,” tutur Mansyur.

Grigson sendiri, setelah mengunjungi makam Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim, langsung bertolak menuju Bandara Juanda yang ada di Surabaya, untuk selanjutnya menerusakan perjalanan ke Jakarta.

Source: www.kompas.com

Komentari artikel ini secara ilmiah dan berahlak

komentar