MetroIslam.com – Orang mungkin tidak akan pernah menyangka bahwa Sofyan Alop alias Cupink Topan (35) yang berambut gimbal dan brewokan memiliki suara bagus dan fashih dalam melafalkan ayat-ayat suci Alquran.

Rabu (9/8) kemarin, pria yang akrab di sapa Bang Topan ini bersilaturrahim ke Kantor Republika di Warung Buncit, Jakarta Selatan. Ia sempat menjadi imam shalat di mushalla lantai tiga kantor tersebut. Setelah mengikat rambut gimbalnya ke belakang, ia pun mulai melantunkan ayat-ayat Alquran dengan suaranya yang merdu.

Meskipun berpenampilan Gimbal, Topan mengaku belum pernah meminum alkohol dalam sepanjang hidupnya. Meskipun, kerap dipaksa oleh teman-temannya ia akan tegas menolaknya.

Topan jusrtu akan marah jika ada teman-temannya yang memaksanya.  “Karena jujur sampai saat ini saya belum pernah sama sekali minum yang namanya alkohol. Tapi kalau di luar sana pasti dikirain pemabok ini, ya udah lah,” katanya sambil tertawa.

Sampai saat ini, Topan masih banyak mendapatkan tawaran untuk bermain film. Karena, sejak lama ia memang bermimpi bermain film, khususnya film laga.

Selain itu, Topan juga aktif di berbagai komunitas dan berbagai macam olahraga lainnya. Namun, dalam waktu dekat ini ia tengah sibuk dalam Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISS) yang akan mengikuti kompetesi di Para Games di Malaysia.

“Tanggal 22 Agustus ini saya akan berangkat ke Malaysia untuk sporting timnas sepeda dalam kompetesi Para Games,” kata pria yang hobi bermain sepak bola ini.

Sampai saat ini, Topan masih belum menemukan wanita yang pas untuk membangun rumah tangga dengannya. Namun, Topan tak terlalu memikirkannya karena ia yakin jika Allah telah menentukan jodohnya.  “Tapi Kalau Allah sudah menentukan bismillah jadi,” ucapnya.

Kendati demikian, jika suatu saat ia mempunyai seorang istri dan anak, Topan akan mendidik anaknya dengan baik sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah. Ia pun akan mengajarkan anaknya membaca Alquran dengan baik.

“Jangankan anak saya, orang lain saja mereka kan harus bisa baca Alquran. Karena itu sebenarnya pedoman. Pedoman yang akan menyelamatkan nanti di kemudian hari. Dasarnya di situ,” jelasnya.

Source: www.republika.co.id

Komentari artikel ini secara ilmiah dan berahlak

komentar