MetroIslam.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menghadiri Halal Bihalal dengan warga Muslim dan nahdliyyin Hong Kong di Aula BNI Hongkong, Ahad (30/7). Agenda ini diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Hong Kong. Pada pertemuan ini Kiai Said memberi arahan dan taushiyah tentang Islam Nusantara, di tengah perspektif politik dan geostrategis global.

“Saat ini, warga Muslim di seluruh dunia sedang mencari referensi beragama yang tepat, berislam yang ramah dan moderat. Setelah konflik di Timur Tengah dan kondisi politik Turki yang tidak stabil, warga Muslim internasional sedang melirik Islam di Indonesia,” terang Kiai Said.

Kita, kata Kang Said, memiliki warisan nilai dan tradisi keislaman yang demikian istimewa. Islam Nusantara dengan segenap karakter dan pengetahuannya, menjadi referensi dalam berislam.

Ia mengajak segenap warga Muslim Indonesia, baik yang berada di tanah air, maupun yang sedang di berbagai negara, untuk tetap menjalin persaudaraan dan menguatkan tali silaturahmi. Ia juga menyampaikan pentingnya menjaga tradisi keislaman, sebagai khazanah budaya dan pengetahuan yang menjadi penguat beragama, serta media dakwah yang santun dan ramah.

“Sebagai warga Muslim, kita wajib menjaga persaudaraan. Sesungguhnya setiap warga Muslim itu saudara, apalagi sesama Muslim dari Indonesia, sesama pengamal Islam Nusantara,” jelas Kiai Said.

Dalam ceramahnya, Kiai Said mengajak kepada seluruh warga Muslim Indonesia yang sedang di Hongkong, untuk menjadi Duta Islam Nusantara. “Saudara-saudaraku warga Muslim dari Indonesia, maupun warga Muslim seluruh dunia yang sedang di Hong Kong, kita perlu memberi contoh berislam yang santun, beragama yang ramah. Bukan menjadi bagian kelompok teror yang bertentangan dengan Islam. Muslim yang santun, yang ramah, menjadi duta dari Islam Nusantara,” kata Kiai Said.

Setelah acara Halal Bihalal, Kiai Said meresmikan mushala dan sekretariat PCINU yang terletak di jantung kota Hongkong. “Semoga perjuangan teman-teman NU di sini (Hong Kong, Red) selalu diberi kekuatan dan semoga mendapat balasan yang berlipat ganda,” ujar Kiai Said.

Dalam safari dakwahnya, Kiai Said didampingi Ketua PP Muslimat NU Hj Nurhayati, Ketua Umum PP Pagar Nusa Nabil Haroen, PCINU HongKong, serta beberapa pejabat dari Konjen RI di Hong Kong, pejabat pemerintahan, dan tokoh Muslim setempat Ustadz H Abdul Muhaemin Karim.

Source: www.nu.or.id

Komentari artikel ini secara ilmiah dan berahlak

komentar